10 Rekomendasi Senar Pancing Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
Apakah Anda suka memancing atau sedang mencoba mengisi waktu luang dengan memancing? Selain umpan pancing, pemilihan senar pancing juga berpengaruh terhadap performa Anda dalam memancing, lho! Ada berbagai merek senar pancing terkuat di pasaran seperti Caperlan hingga Daiwa.
Nah, di artikel ini kami akan membantu memilih dan memberi rekomendasi senar pancing yang bagus untuk Anda. Berbagai jenis senar pancing seperti senar pancing PE dan nilon juga ada. Yuk, pastikan Anda memilih senar pancing yang kuat dan anti keriting agar kegiatan memancing lebih menyenangkan
Cara memilih senar pancing
Anda mungkin bertanya-tanya senar pancing mana yang harus Anda pilih. Oleh karena itu, kami akan memberikan lima poin yang perlu diperhatikan saat memilih senar pancing. Simak penjelasan berikut ini dan pastikan Anda memilih senar pancing yang sesuai dengan kebutuhan memancing Anda!
Pilih jenis senar pancingnya
Ada tiga jenis utama senar pancing, yaitu senar pancing nilon, fluorocarbon, dan PE. Pertama, yuk pahami dulu karakteristik ketiga senar pancing ini.
Senar nilon, cocok untuk Anda yang pemula

Senar pancing jenis nilon merupakan senar pancing yang paling populer di pasaran. Karakteristik senar ini adalah bahannya yang elastis. Karena itu, senar pancing ini terkenal tidak mudah putus jika ada ikan yang memakan umpan Anda. Namun, karena sifat elastisnya ini, senar jadi mudah terulur dan membuat Anda sulit untuk menarik ikan ke permukaan.
Selain itu, senar pancing jenis ini juga tidak mudah putus sehingga membuatnya lebih awet untuk digunakan. Harga senar pancing jenis nilon juga lebih rendah dari jenis yang lain. Dengan kelebihannya ini, senar satu ini sangat cocok digunakan untuk pemancing pemula.
Senar fluorocarbon, pas untuk Anda yang sering memancing

Senar pancing jenis fluorocarbon adalah senar yang terbuat dari senyawa fluororesin. Senyawa tersebut mampu mengurangi terjadinya pemanjangan pada senar. Senar ini juga memiliki kelebihan, yaitu bersifat invisible dan lebih cepat tenggelam di dalam air. Karena kelebihannya tersebut, senar ini cocok digunakan untuk memancing di berbagai tempat.
Senar fluorocarbon juga sering digunakan sebagai leader atau main line pada saat bass fishing karena kuat dan tahan gesekan. Kelemahan senar ini yaitu lebih kaku dan keras daripada nilon. Hal ini membuat senar sulit dijadikan leader saat digunakan memancing dengan top water. Masalah ini sulit ditangani kecuali jika Anda sudah cukup ahli dalam memancing.
Senar PE, ideal untuk Anda yang sudah mahir

Senar pancing PE terbuat dari proses braid (kepang) serat polietilena yang sangat halus. Senar ini hampir berbentuk seperti pipa kecil sehingga risiko peregangannya lebih kecil. Senar PE memiliki daya tarik yang kuat sehingga sering digunakan untuk bass fishing di laut.
Walaupun lebih elastis dan halus dibandingkan senar pancing nilon, senar ini masih memiliki beberapa kelemahan. Karena cukup ringan, senar PE mudah hanyut karena angin dan ombak. Senar ini juga mudah terputus apabila bergesekan dengan benda yang kasar. Tidak heran, senar PE lebih dikenal sebagai senar pancing untuk pengguna yang sudah mahir.
Sesuaikan dengan teknik memancing Anda

Setiap teknik memancing memiliki jenis senar pancing yang paling sesuai untuk digunakan. Mari periksa setiap jenis senar pancing tersebut di bawah ini.
- Teknik surf casting: Pilihlah senar nilon. Senar ini cocok digunakan karena elastis dan cukup kuat ketika ikan bergerak saat memakan umpan. Sebenarnya, senar PE pun dapat digunakan untuk teknik ini, tetapi Anda memerlukan beberapa keahlian tertentu.
- Teknik fly fishing untuk bass fishing: Pilihlah senar fluorocarbon. Hal ini karena senarnya tidak mudah mulur. Selain itu, senar ini juga kaku sehingga memiliki sensitivitas yang baik. Alasan lainnya adalah senar ini tahan terhadap gesekan dan tidak mudah putus.
Pada dasarnya, senar pancing PE juga direkomendasikan untuk teknik fly fishing. Senar jenis ini memiliki kekuatan yang tinggi dan mampu menahan tarikan ikan bass yang kuat. Namun, karena senar ini sulit digunakan pemula, kami menyarankan Anda untuk memulainya dengan senar fluorocarbon.
Pertimbangkan berat dan ukuran ikan sasaran

Senar jenis nilon dan PE biasanya menggunakan satuan nomor sebagai satuan ketebalan. Senar tersebut menjadi lebih tebal dan lebih kuat seiring dengan bertambahnya angka. Namun, jika Anda bingung, Anda dapat menanyakan seberapa kuat senar kepada penjualnya.
Sementara itu, senar fluorocarbon menggunakan satuan kg atau lb untuk menunjukkan kekuatan senar tersebut. Makin besar kekuatan senar fluorocarbon maka makin tebal juga ukuran senar.
Karena itu, pastikan Anda memilih senar yang sesuai dengan jenis ikan tangkapan Anda. Jika target Anda adalah ikan yang besar, pilih senar yang tebal dan kuat agar senar tidak terputus tiba-tiba. Jika target ikan Anda kecil, pilih senar pancing yang tipis. Dengan begitu, kegiatan memancing Anda akan lebih nyaman.
Tentukan dari tempat memancing Anda

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih senar pancing adalah tempat Anda memancing. Hal ini karena Anda membutuhkan jenis senar pancing yang berbeda untuk lokasi yang berbeda.
Misalnya, jika Anda memancing di kolam pancing harian, pakailah senar pancing nilon. Namun jika Anda memancing di laut atau untuk ajang perlombaan, pakailah senar fluorocarbon atau senar jenis PE. Jika Anda memancing di tempat yang banyak bebatuannya, hindari senar jenis PE yang rentan terhadap gesekan.
Pilih sesuai dengan kantong dan kebutuhan Anda

Menyesuaikan harga produk dengan kantong dan kebutuhan Anda merupakan faktor yang perlu diperhatikan. Senar pancing nilon merupakan senar yang paling terjangkau dan paling umum digunakan. Sementara itu, senar fluorocarbon dan PE lebih premium daripada senar nilon.
Jika Anda cukup sabar, senar nilon cocok digunakan untuk semua jenis teknik memancing. Bagi Anda yang baru memulai memancing, senar nilon ini merupakan pilihan yang tepat. Namun, jika ingin mendapatkan pengalaman baru, Anda dapat mencoba senar fluorocarbon atau PE.













